Archive

Archive for the ‘Closed House’ Category

Di Balik Kemegahan Kandang Closed House Ayam Petelur

April 25, 2013 9 comments

Di Balik Kemegahan Kandang Closed House Ayam Petelur *

Oleh : Sopyan Haris **

Ketika seorang artis atau pejabat membuat rumah seharga Rp. 2 milyar atau lebih, maka media cetak atau elektronik menjadikannya sebuah berita yang fenomenal. Tetapi ketika ada “Kandang Ayam” yang harga per unitnya Rp. 1,5 bahkan Rp. 2,5 Milyar, pernahkah menjadi sebuah berita yang fenomenal ??

“Kandang Ayam” ?? Ya benar, dan itu bukan kata kiasan, itu asli sebuah bangunan yang sengaja dibangun dan dijadikan sebagai tempat hidup bagi ayam selama masa hidupnya. Pengertian ayam di sini murni adalah ayam sebagaimana kita kenal dan bukan “ayam” dalam pengertian kiasan yang aneh-aneh.

Mau tau benarkah harga sebuah “Kandang Ayam” mencapai nilai milyar rupiah ?? Silahkan simak terus artikel di bawah ini.

megah 01

Read more…

Excellent Performance Ayam Petelur di Kandang Closed House

September 10, 2011 Leave a comment

Excellent Performance Ayam Petelur di Kandang Closed House

Oleh : Sopyan Haris *

Estimasi baca : 5 menit.

Surabaya, 7 September 2011 | Performance ayam petelur di salah satu Closed House di Jawa telah selesai di analisa dalam 1 siklus produksi sejak umur 20 hingga 80 minggu. Produktifitas tersebut adalah actual dan “fresh from the oven” karena baru saja mencapai umur 80 minggu di bulan Juni 2011 yang lalu.

Read more…

Ventilasi Tunnel Pada Broiler

March 28, 2011 6 comments

Surabaya 28 Maret 2011, estimasi baca 5 menit.

Fungsi Sistem Ventilasi Ventilasi yang cukup dalam kandang sangatlah penting untuk mendukung proses produksi broiler di Indonesia. Secara prinsip terdapat 5 alasan mengapa kita membutuhkan ventilasi dalam kandang, yaitu: 1. Untuk membuang panas, 2. Untuk membuang uap air yang berlebih, 3. Untuk mengurangi debu dan bau, 4. Untuk mencegah terbentuknya gas berbahaya seperti amonia dan karbon dioksida, 5. Untuk memberikan oksigen yang cukup untuk respirasi.

Dari 5 alasan tersebut, 2 alasan yang paling utama adalah untuk membuang kelebihan panas dan kelebihan uap air dalam kandang.

Read more…

2 Kunci Utama Mencapai Produktifitas Maksimal Ayam Petelur

Rabu, 2 Maret 2011, 17.45 WIB.

Kalimat filosofis yang layak kita ungkapkan terkait dengan Bisnis di Ayam Petelur adalah melalui 2 kunci utama, yaitu:
1. Berikanlah suasana yang nyaman bagi ayam untuk hidup
2. Berikanlah semua yang ayam butuhkan, maka
Tunggulah ayam akan memberikan apa yang kita butuhkan.

Kalimat filosofis tersebut muncul dari seorang pegiat di perunggasan yang kebetulan senang sekali untuk mengotak-atik “angka” performance produksi berdasarkan data-data di lapangan.

Berapa sebenarnya potensi produksi yang bisa diberikan oleh ayam untuk kita ?? Pertanyaan inilah yang sebaiknya kita jadikan pegangan dalam meng-evaluasi potensi genetis strain ayam komersial di Indonesia. Salah satu strain komersial mempublikasi bahwa potensinya adalah 351 butir atau setara 22,1 kg telur sejak umur 18 sampai 80 minggu. Strain lain secara kumulatif berselisih sedikit saja.

Celakanya, angka produktifitas yang tinggi tersebut sulit tercapai secara maksimal pada sebagian ayam yang dipelihara oleh peternak di Indonesia. Bilapun ada yang mampu mencapai tetapi proporsinya sangat kecil dari total populasi ayam yang diperkirakan mencapai 90 juta ekor di Indonesia.

Dari hitung-hitungan data yang berasal dari beberapa sumber ternyata pencapaian produksi maksimal hanya 19 kg telur/ekor/siklus (umur 18 sampai 80 minggu), artinya ada selisih 3 kg telur/ekor/siklus yang tidak diberikan oleh ayam kepada kita.

Benarkah hanya 19 kg telur/ekor/siklus ?? Silahkan Anda cek ke kandang Anda dan hitunglah secara kumulatif.

Pertanyaannya sekarang adalah apakah potensi 22,1 kg telur tersebut dapat dicapai di Indonesia ?? Jawabannya saya kembalikan pada kalimat pembuka di artikel ini.

Bila kita mampu memberikan 2 kunci utama seperti pada kalimat pembuka artikel ini, maka angka minimal 21,5 kg telur dapat dicapai dari ayam yang dipelihara mulai umur 18 sampai 80 minggu.

Untuk memberikan 2 kunci utama tersebut tentunya bukan tanpa modal. Sebagai seorang pebisnis, kita tentunya berharap adanya tambahan hasil akibat adanya tambahan modal yang kita investasikan. Nah, kenaikan produksi dari 19 kg menjadi 21,5 kg tersebutlah yang menjadi dasar adanya tambahan tersebut.

Beberapa data yang cukup akurat dalam 3 tahun terakhir ini menunjukkan bahwa peningkatan produktifitas dapat dilakukan dengan memperbaiki sistem perkandangan. Kandang sistem Closed House adalah pilihan bijak untuk meningkatkan produktifitas ayam petelur di Indonesia.

Carilah team yang kompeten tentang Closed House untuk bisa membantu Anda agar investasi yang Anda tanamkan bisa memberikan hasil yang Anda harapkan.

Nah, apakah Anda tertarik untuk menggali informasi lebih detail ?? Dengan senang hati akan saya hubungkan dengan pihak yang lebih kompeten. Foto di atas adalah salah satu foto kandang Closed House di Jawa Timur.

Sampai jumpa..

Posted with WordPress for Iyan’s JaveBerry.

Rp. 400 Milyar/tahun uang peternak ayam petelur di Jatim hilang

Rabu, 2 Maret 2011, 09.30 WIB. — Berikut saya posting salah satu hasil diskusi via BBM antara saya dengan salah seorang pengusaha ayam petelur di Jawa Timur yang mendiskusikan tentang kehilangan performance dan nilai kerugian dari kehilangan performance tersebut.

———————————

Sopyan Haris: Tahukah Anda bahwa setiap tahun, minimal Rp. 400 Milyar uang peternak ayam petelur seluruh jawa timur hilang #dicuri. Dan #pencuri ini ada disetiap kandang ayam petelur di Jatim. #Pencurian ini dibuktikan dengan #performance yang maksimal hanya 19kg telur/ekor/siklus dari setiap ayam di Jatim. Dan telah ditemukan siapa #tersangka utama #pencurian tersebut.

Peternak Ayam: Sapa tersangkanya pak??

Sopyan Haris: Saya sedang #menyidik #tersangka ini, kalo nanti sudah menjadi #terdakwa akan segera disampaikan kepada seluruh pengusaha ayam petelur di Jatim. Sekaligus saya juga mendorong agar pengusaha bisa mempersiapkan #senjata untuk menghadang #tersangka ini

Peternak Ayam: Kayake kenaikan harga pakan ini tersangkae ?? Hahahahaha

Sopyan Haris: Jadi, potensi kehilangan uang ini bisa diwujudkan dalam bentuk #senjata ini

Sopyan Haris: Kayake kenaikan harga pakan ini tersangkae <<< tersangka yang sedang diperiksa sudah ada sejak ayam petelur belum masuk ke Indonesia. Sayangnya selama ini kita kurang #aware dengan keberadaan si #tersangka.

Sopyan Haris: Pertanyaannya nanti adalah : Apakah pengusaha petelur di Jatim berani memindah potensi kehilangan uang ini menjadi #senjata yang bersifat jangka panjang ??

Sopyan Haris: Untuk mendapat #Senjata ini pasti butuh uang, dan saya cukup optimis bahwa #uang untuk beli senjata ini bisa dikembalikan paling lambat dalam waktu 2,5 siklus

Sopyan Haris: Saya cukup yakin, ayam dikandang Andapun hanya mampu bertelur maksimal 19 kg/ekor/siklus dari umur 20 sampai 80 minggu.

———————————-

Bagaimana hasil penyelidikannya, tunggu pada posting selanjutnya.

Dishare saat on the way to Tanggul Jember.

Posted with WordPress for Iyan’s JaveBerry.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,293 other followers