Home > Others > Pengalaman Bersentuhan Dengan Virus AI

Pengalaman Bersentuhan Dengan Virus AI

Estimasi baca 5 menit.

Kamis, 6 Januari 2011, tepat pukul 14.05 Rapid Test menunjukkan bahwa ayam yang mati di salah satu farm peternak ayam petelur komersial terserang Virus HPAI (High Pathogenic Avian Influenza). Gambar hasil pembacaan Rapid Test AI mirip dengan alat uji test kehamilan. Ini adalah pengalaman kesekian kalinya bersentuhan langsung dengan Virus AI.

Kejadian ini berawal dari informasi salah seorang kawan yang menyampaikan adanya trend kematian yang meningkat pada salah satu peternak ayam petelur di satu daerah dengan tanda-tanda klinis mirip VVND. Berbekal dengan alat uji dan kelengkapan lainnya, kami meluncur ke TKP segera.

Sampai di lokasi, kami disambut dengan ramah oleh Bapak xxx selaku pemilik dari peternakan yang berkapasitas 16.000 ekor pada 8 kandang yang masing-masing berjumlah 2.000 ekor.

Bapak xxx menjelaskan bahwa trend kematian mulai meningkat dalam beberapa hari dan hingga tgl 6 Januari 2010 total kematian sudah mencapai 1.600 ekor dari satu kelompok kandang yang berjumlah 2.000 ekor. Secara kebetulan, kematian di awali dari kelompok ayam yang sudah berumur tua (> 70 WOA) dan lokasi kandang berada di deretan paling selatan. Kematian selanjutnya mulai menjalar pada kelompok ayam di kandang yang berdekatan.

Dari deskripsi yang dijelaskan oleh peternak, pikiran kami tertuju pada dugaan yang mengarah ke serangan Virus AI. Saat itu kami mencoba mencari beberapa ekor ayam yang mati dan suhu tubuhnya masih hangat, dan didapatkan 4 ekor. Peralatan Rapid Test segera disiapkan dan hasil test menunjukkan tanda positif. Dugaan kuat bahwa Virus AI mulai menyerang ayam di kandang tersebut.

Ke-4 ayam yang mati tersebut juga diambil sampel organ dan bagian otaknya untuk keperluan uji lanjut.

Bila ditelurusi histori vaksin, Bapak xxx menjelaskan bahwa beliau terakhir memberikan vaksin AI pada saat ayam berumur 14 WOA dengan vaksin yang mengandung Virus H5N2. Oleh karena itulah maka muncul dugaan yang harus dibuktikan lebih lanjut tentang Virus AI apa yang menyerang di kandang Bapak xxx.

Patut disayangkan juga bahwa kualitas Biosecurity di lokasi farm sangat buruk sehingga kondisi ini memicu kemudaan akses bagi Virus AI untuk menyerang ayam di farm Bapak xxx. Kondisi kotoran ayam seperti kubangan lumpur, jarak antar kandang yang sangat sempit dan manajemen pengelolaan yang sangat tradisional.

Sekali lagi perlu ditegaskan bahwa Biosecurity merupakan pertahanan awal untuk bisa menghadang serangan Virus AI. Selanjutnya Vaksinasi AI menjadi pertahanan kedua. Pilihan vaksin disesuaikan dengan tipe Virus AI yang menyerang di kawasan tersebut.

Ditulis dari Mojokerto, oleh. Sopyan Haris

Posted with WordPress for BlackBerry.

Categories: Others Tags: , ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: