Home > Bisnis Perunggasan, Closed House, Layer, Performance > 2 Kunci Utama Mencapai Produktifitas Maksimal Ayam Petelur

2 Kunci Utama Mencapai Produktifitas Maksimal Ayam Petelur

Rabu, 2 Maret 2011, 17.45 WIB.

Kalimat filosofis yang layak kita ungkapkan terkait dengan Bisnis di Ayam Petelur adalah melalui 2 kunci utama, yaitu:
1. Berikanlah suasana yang nyaman bagi ayam untuk hidup
2. Berikanlah semua yang ayam butuhkan, maka
Tunggulah ayam akan memberikan apa yang kita butuhkan.

Kalimat filosofis tersebut muncul dari seorang pegiat di perunggasan yang kebetulan senang sekali untuk mengotak-atik “angka” performance produksi berdasarkan data-data di lapangan.

Berapa sebenarnya potensi produksi yang bisa diberikan oleh ayam untuk kita ?? Pertanyaan inilah yang sebaiknya kita jadikan pegangan dalam meng-evaluasi potensi genetis strain ayam komersial di Indonesia. Salah satu strain komersial mempublikasi bahwa potensinya adalah 351 butir atau setara 22,1 kg telur sejak umur 18 sampai 80 minggu. Strain lain secara kumulatif berselisih sedikit saja.

Celakanya, angka produktifitas yang tinggi tersebut sulit tercapai secara maksimal pada sebagian ayam yang dipelihara oleh peternak di Indonesia. Bilapun ada yang mampu mencapai tetapi proporsinya sangat kecil dari total populasi ayam yang diperkirakan mencapai 90 juta ekor di Indonesia.

Dari hitung-hitungan data yang berasal dari beberapa sumber ternyata pencapaian produksi maksimal hanya 19 kg telur/ekor/siklus (umur 18 sampai 80 minggu), artinya ada selisih 3 kg telur/ekor/siklus yang tidak diberikan oleh ayam kepada kita.

Benarkah hanya 19 kg telur/ekor/siklus ?? Silahkan Anda cek ke kandang Anda dan hitunglah secara kumulatif.

Pertanyaannya sekarang adalah apakah potensi 22,1 kg telur tersebut dapat dicapai di Indonesia ?? Jawabannya saya kembalikan pada kalimat pembuka di artikel ini.

Bila kita mampu memberikan 2 kunci utama seperti pada kalimat pembuka artikel ini, maka angka minimal 21,5 kg telur dapat dicapai dari ayam yang dipelihara mulai umur 18 sampai 80 minggu.

Untuk memberikan 2 kunci utama tersebut tentunya bukan tanpa modal. Sebagai seorang pebisnis, kita tentunya berharap adanya tambahan hasil akibat adanya tambahan modal yang kita investasikan. Nah, kenaikan produksi dari 19 kg menjadi 21,5 kg tersebutlah yang menjadi dasar adanya tambahan tersebut.

Beberapa data yang cukup akurat dalam 3 tahun terakhir ini menunjukkan bahwa peningkatan produktifitas dapat dilakukan dengan memperbaiki sistem perkandangan. Kandang sistem Closed House adalah pilihan bijak untuk meningkatkan produktifitas ayam petelur di Indonesia.

Carilah team yang kompeten tentang Closed House untuk bisa membantu Anda agar investasi yang Anda tanamkan bisa memberikan hasil yang Anda harapkan.

Nah, apakah Anda tertarik untuk menggali informasi lebih detail ?? Dengan senang hati akan saya hubungkan dengan pihak yang lebih kompeten. Foto di atas adalah salah satu foto kandang Closed House di Jawa Timur.

Sampai jumpa..

Posted with WordPress for Iyan’s JaveBerry.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: