Home > Bisnis Perunggasan, Layer, Performance > Pakan Murah Bukan Jaminan Lebih Ekonomis

Pakan Murah Bukan Jaminan Lebih Ekonomis

Pakan Murah Bukan Jaminan Lebih Ekonomis *

Oleh : Sopyan Haris **

(Estimasi baca 5 menit)

Mengurangi jumlah pemberian pakan atau mengencerkan campuran pakan layer merupakan strategi yang kurang tepat dalam menghadapi kondisi harga jual telur yang fluktuatif karena akan menurunkan nutrisi dan keseimbangan asam amino dalam pakan. Demikian salah satu topik diskusi pada Seminar Layer yang diadakan di Madura beberapa waktu yang lalu.

 

Strategi yang tepat antara lain : 1. Memastikan keseragaman berat badan dan keseragaman dewasa kelamin agar serentak bertelur; 2. Melakukan culling pada umur 25 minggu terhadap ayam yang tidak produktif (tujuan untuk memelihara yang bertelur saja); 3. Memberikan pakan disesuaikan dengan tingkat umur produksi; dan 4. Mencegah pakan tumpah (saat pemberian atau saat mengorek pakan).

Seminar tersebut diselenggarakan di Hotel Ramayana Pamekasan dengan menghadirkan 3 pembicara yaitu Bpk. Syahrul Istiqlali S.Pt., MP., Bhinuko S.Pt., dan Sopyan Haris S.Pt., yang semuanya berasal dari salah satu produsen pakan ternak terbesar di Indonesia.

Dalam paparannya, Bapak Syahrul Istiqlali S.Pt., MP., menjelaskan bahwasanya kebutuhan nutrisi ayam petelur sudah cukup dengan memberikan campuran pakan konsentrat, jagung dan katul dengan persentase perbandingan sesuai saran dari pabrikan.

Dan Bapak Bhinuko S.Pt., mengingatkan kembali bagaimana telur itu terbentuk dalam sistem reproduksi ayam betina. Di akhir sesi presentasi, Bapak Sopyan Haris S.Pt. membantu menunjukkan bahwa harga pakan yang murah belum tentu memberikan keuntungan bagi peternak layer. Peternak perlu lebih berhati-hati ketika ada pakan ayam petelur dengan harga yang murah dan kandungan protein kasarnya yang tinggi, karena sebetulnya ayam petelur lebih memerlukan asam amino yang seimbang daripada kadar protein kasar yang tinggi.

Pergantian pakan akibat perbedaan harga hampir pasti akan berdampak pada tampilan performance. Selisih harga dan selisih performance dapat dihitung nilai ekonomisnya dengan membandingkan selisih FCR yang terjadi. Ditunjukkan pula simulasi perbedaan harga dan dampaknya terhadap performance dan ekonomi yang sangat membantu peternak untuk memutuskan tetap memilih pakan berkualitas untuk kelangsungan hidup ayam petelur selama siklus pemeliharaan.

Seminar dihadiri oleh peternak layer dari wilayah Pamekasan dan sekitarnya, bahkan ada salah satu peternak yang ternyata adalah wakil rakyat di DPRD Pamekasan. Pada sessi diskusi terlontar harapan dari peternak agar kegiatan seminar semacam ini seyogyanya dapat dilakukan secara rutin dan berkala karena peternak Madura sangat membutuhkan bimbingan teknis untuk menambah wawasan dalam beternak.

* Summary Seminar Layer Efek Rekayasa Pakan terhadap Performance dan Ekonomi Ayam Petelur

** Konsultan Bisnis dan Teknis Perunggasan, tinggal di Jawa Timur.

Posted by. Sopyan Haris
with WordPress for Iyan’s JaveBerry.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: