Home > Konsultasi BBM > Konsultasi : Mengawali Bisnis Ayam Petelur

Konsultasi : Mengawali Bisnis Ayam Petelur

Pak Sopyan Haris Yth.,

Perkenalkan pak, saya Rays Michael berdomisili di daerah Tangerang. Sekitar tanggal 1 November 2011 lalu saya mencoba berkomunikasi dengan bapak melalui media twitter untuk menanyakan email bapak.

Seperti yang saya sudah utarakan sebelumnya lewat media twitter tanggal 1 November lalu pak, saya sedang menjajaki lebih dekat mengenai bisnis peternakan ayam petelur dan mungkin butuh mentoring / konsultasi mengenai langkah-langkah awal yang perlu saya tempuh untuk memulai bisnis ayam petelur ini.

Background pendikan saya memang jauh dari peternakan pak, background pendidikan saya adalah Teknik Informatika, dan sekarang saya sedang bergelut di bidang yang sama.

Ketertarikan saya dengan peternakan ayam bermula di tahun 2005-2008, saat saya berkenalan dengan seorang pengusaha peternakan ayam petelur dimana saya sempat berdiskusi dengannya mengenai tips-tips beternak ayam. Termasuk perhitungan ekonomis mengenai investasi, resiko, dan pengembangan bisnis peternakan ayam tersebut. Namun saat itu rupanya bukan saat yang tepat untuk saya untuk mencoba beternak ayam petelur, saat itu karena masalah permodalan dan kepercayaan diri saya, saya mengurungkan niat untuk memulai beternak ayam petelur. Saat ini, atas dorongan dan dukungan dari kakak saya yang selalu mendorong saya untuk “mandiri”, saya berniat untuk kembali menjajaki (dan kalau bisa mulai mencoba) beternak ayam petelur ini.

Saya percaya, pak bahwa perhitungan-perhitungan ekonomis yang saat itu saya kompilasi bersama kawan pengusaha peternakan ayam petelur saya diatas kertas sudah sama sekali tidak valid, pak. Karena saya lihat harga komoditi Jagung sebagai salah satu bahan pakan primer dalam pakan ayam yang saat itu sekitar 1100 rupiah saat ini mungkin sudah melambung ke angka 2000-3000 rupiah per kilogram atau mungkin lebih. Begitu pula dengan hasil produksi telur yang saat itu kawan saya menjual dengan harga 7500rupiah per kilogram, saat ini mungkin sudah ada di level 11,000 – 13,000 rupiah per kilogram. dan saya berpikir kenaikan satu faktor tidak linier dengan faktor-faktor yang lain. sehingga studi kasus investasi, bisnis dan bahkan mungkin metoda perawatan yang ekonomis secara maksimal mungkin pula sudah berbeda.

Ada beberapa hal, pak yang saya ingin diskusikan dengan bapak mengenai persiapan investasi dan bisnis di peternakan ayam petelur ini.

1.       Kawan peternak ayam petelur saat itu meng-advice saya: daripada punya uang 300-400 juta buat bikin kandang, mendingan sewa kandang orang lain dengan metoda bagi hasil, coba pikirkan 300juta saja itu sudah dapat ayam berapa, dan bisa produksi berapa. Memang saat itu kawan saya banyak menyewa kandang orang lain yang biasanya pailit karena miss-management dengan provit sharing 250rupiah per kilogram hasil yang dihasilkan. Saat itu bukan sekedar sewa kandang, saat itu setahu saya kandang, karyawan, listrik & air sudah tercover di dalam 250rupiah per kilogram tersebut. Dan sedangkan tanggung jawab kawan saya adalah penyediaan layer-nya dan pakan harian-nya. Apakah pendapat kawan saya ini masih feasible pak untuk di masa sekarang? Apakah rate sewa kandang bagi hasil masih sama tarifnya? Mohon advice-nya pak.

2.       Threshold produktifitas yang di set oleh kawan saya tersebut untuk seluruh peternakan ayam-nya adalah: setiap 1000 ekor ayam, seharusnya dapat menghasilkan 50kg telur. Bila ada dibawah rate tersebut maka harus dicari penyebabnya, karena ada sesuatu yang salah dalam pengelolaan peternakan tersebut. Mungkin bisa dari factor kandang, makanan, factor genetic, atau factor keamanan. Apakah Threshold produktifitas tersebut untuk “teknologi” peternakan ayam petelur itu masih valid, pak?

3.       Saya sangat ingin untuk me-review tingkat investasi dan bisnis operasional yang saya pernah dapatkan dari kawan peternak ayam petelur saya pak. Yang saya ketahui angka-angka kelayakan investasi dan operasi bisnis peternakan ayam petelur cukup berbeda dari wilayah ke wilayah. Karena mungkin di satu wilayah satu item pakan harganya mahal dan di tempat lain harganya murah. Begitu pula harga Telur sebagai hasil produksi yang tidak seragam dari wilayah ke wilayah. Untuk inilah pak, di awal percakapan twitter saya ke bapak saya sempat menanyakan apakah bapak memiliki referensi rekan kerja yang berdomisili di daerah Tangerang yang dapat saya minta sedikit waktunya untuk berdiskusi dan belajar mengenai investasi, operasi bisnis dan problematika peternakan ayam di sekitaran Tangerang. Tapi saya pikir, pak. Kalau bapak Pribadi punya referensi tentang hal ini, mendingan saya belajar dengan pakarnya langsung ^_^.

4.       Satu hal lagi, apakah saya boleh minta password file pdf yang saya download dari link

http://www.ziddu.com/download/11326396/egiAwalBerbisnisPerunggasan-NeedPasswordtoOpenOnly.pdf.html yang tanggal 1 November 2011 lalu bapak referensikan ke saya untuk dibaca.

Mohon komentar, pak. Juga Mohon maaf kalau ada yang kurang berkenan di hati bapak. Saya tahu, pak pengetahuan saya tentang peternakan ayam masih setengah-setengah bahkan mungkin hanya kulit luar saja, jadi saya pikir daripada saya jadikan uneg-uneg mendingan saya diskusikan dengan pakar-nya, pak.

Terima kasih untuk perhatian dan kesabarannya, pak.

Posted by. Sopyan Haris
with WordPress for Iyan’s JaveBerry.

Categories: Konsultasi BBM
  1. November 7, 2015 at 9:20 PM

    malam pak saya mau belajar dan memulai bisnis ayam petelor mohon bimbinganya bs minta pin bb atau whats app untuk berkonsultasi terima kasih
    email misyati@alumni.aidha.org

    • March 26, 2016 at 9:41 PM

      Malem Bu…

      Silahkan lewat blog ini boleh Bu…

  2. Yanuar Nur Rohman
    October 15, 2015 at 6:46 PM

    Pak….mohon referensinya….saya baru mengawali bisnis ayam petelur dan sedang membangun kandang luasnya 12 x 4 meter…populasi ayam 700ekor…gimana startnya agar produksi bisa stabil pak….email saya alfathlindar@gmail.com..Terimakasih,maturnuwun pak…

    • October 16, 2015 at 10:57 AM

      Dear…

      Pertanyaannya singkat tapi jawabannya bisa panjang.

      Intinya penuhilah kebutuhannya ayam, nnti dia akan nyaman dan produksinya akan baik.

      Poin nya adl “Penuhi kebutuhan ayam” berarti harus dikenali dulu apa saja kebutuhannya itu…

      Salam,

  3. Ahmad Buchari husaini
    August 31, 2015 at 1:00 PM

    Dear Pak Sofyan,

    Saya berencana untuk memulai bisnis ayam petelur, di daerah sumatera Utara.
    mohon arahan dan bimbingannya pak.

    Mohon minta Pin BB atau email bapak kalau berkenan, agar saya bisa komunikasi dengan bapak dengan mudah.

    Terima kasih,

    Bukhari

    Email: buchari_husaini@yahoo.com

    • September 21, 2015 at 3:07 PM

      Dear…

      Sudah nyambung diskusi do bbm yaaa..

      Trims

  4. February 2, 2015 at 12:07 PM

    Saya tertarik untuk beternak ayam petelor, mohon agar alamat email bp bisa kirim atau pin bbmnyam terima ksih sebelumnya.

  5. December 25, 2014 at 3:23 PM

    pak sopyan boleh minta pin bbmnya?soalnya saya mau belajar mengenai ayam petelur

    email saya: ebintarooke@gmail.com

    • March 24, 2015 at 4:47 PM

      Dear..

      Pin sdh dikirim via email.

      Trims.

  6. November 20, 2014 at 11:53 AM

    Saya ingin coba jualan telur (agen). Kalo ada yang punya info peternak ayam petelur sekitar daerah desa Pondok Jaya kecamatan Sepatan – Tangerang – Banten, mohon infonya. Pin BB 516F87E8 telp/WA/Wechat 089663458066. Terima kasih.

    • November 21, 2014 at 3:27 AM

      Barangkali ada rekan lain yang bisa membantu memberikan informasinya.

      Menurut saya produksi telur di wilayah barat jawa cukup banyak hanya karena belum mendapatkan akses saja sehingga serasa kesulitan.

      Untuk kawasan tersebut saya kurang begitu mengetahui. Mohon maaf.

  7. August 11, 2012 at 1:16 PM

    ini jawabannya mana pak? pertanyaan di atas mohon di share jg jawabannya di kolom komentar ini. trims

    • August 16, 2012 at 8:17 AM

      Dear Bapak,

      Pertanyaan sudah dijawab. Terima kasih

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: