Home > Konsultasi BBM > Konsultasi : Memulai Bisnis Ayam Petelur dari Bapak Tio – Jakarta

Konsultasi : Memulai Bisnis Ayam Petelur dari Bapak Tio – Jakarta

Kiriman email dari Bapak Tio – Jakarta

===========================

Dear Pak Sopyan Haris yang baik.

Assalamualaikun wr wb.

Perkenalkan saya Shri Agastya Anoraga (tio). Saya sangat tertarik dengan ayam petelur, dan sejak lama ingin berbisnis ayam petelur. Tetapi karena minimnya pengetahuan mengenai peternakan sehingga belum terlaksana. Setelah saya menemukan blog bapak dan membaca isinya saya ada pencerahan untuk memulai bisnis ayam petelur.Ada beberapa pertanyaan buat bapak:

1.
Pertama, berapa modal minimal yang saya butuhkan untuk memulai bisnis dengan kapasitas ayam 1000 ekor, jika bibit ayam dari pullet umur 18 minggu. Mohon bisa diberikan perhitungan rugi labanya?

2.
Kedua, dengan modal minim, baik mana apakah memakai kandang battery dari kawat atau dari bambu? Ukuran kandang berapa?

3.
Ketiga, dimana saya bisa membeli bibit ayam petelur? Dimana saya juga membeli kandang kawat? Dimana saya membeli pakan? Untuk daerah kebumen atau jogja.

4.
Keempat saya tertarik dengan tulisan Strategi Rahasia Memulai Bisnis Ayam Petelur di Indonesia. Bisa minta passwordnya?

5.
Kelima, jika saya memulai di bulan januari ini apakah baik untuk ayam, dikarenakan cuaca sedang banyak hujan? Bulan apakah yang baik untuk memulai beternak ayam petelur?

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih buat Pak Sopyan Haris.

Wassalamualaikum wr wb

Salam kenal dan sukses selalu.

Tio

Posted by. Sopyan Haris
with WordPress for Iyan’s JaveBerry.

  1. February 27, 2016 at 12:56 PM

    Assalamualaikum pak saya mau tanya saya mau ternak ayam telur tp saya ga punya lahan yg agak jauh dari rumah.saya cuma punya lahan di belakang rumah saj8a pak apa it akan menggangu pada ayam it sendiri ?terima kasih

    • March 26, 2016 at 10:50 PM

      Bila tujuannya industri telur sebaiknya jauh dari pemukiman

  2. February 27, 2016 at 12:40 PM

    Asalamualaikum pak saya mau nanya ni tentang ternak ayam telur.aya sangat tertarik dgn usaha ayam telur.tp saya bingung ada yg bilang klo ternak ayam telur it harus jauh dari rumah krn ayam akan mudah setress krn berisik.sedang saya hanaya punya lahan di belakang rumah saja.n saya juga liat di situs yutiube banyak org beternak di belakang rumah.mohon penjelasan dari bapa sebeluma nya sya ucapkan terima kasih

    • March 26, 2016 at 10:48 PM

      Waalaikum salam.

      Dlm hitungan industri telur sebaiknya lokasi ayam tidak dekat pemukiman. Tetapi berbeda bila tujuannya sekedar memelihara bbrp ekor saja.

  3. June 26, 2015 at 10:59 PM

    Salam sejahtera untuk Pak Sofyan,
    mau tanya pak, apakah bapa menjual ayam petelur yang siap bertelur?
    seandainya diijinkan, boleh saya berkunjung langsung
    ke peternakan bapa untuk melihat lihat mungkin sekaligus bisa berkonsultasi?

    salam sejahtera,
    Lukas

    • September 21, 2015 at 9:43 PM

      Saya domisili di Kalimantan Selatan pak..

  4. February 9, 2014 at 11:27 PM

    Assalamua ‘alaikum Pak…
    Nama saya Ian, saya kagum & terinspirasi saat membaca blog bapak ini. Karena itu saya ngin sedikit bertanya pada Pak Sofyan. Saya memiliki lahan kecil sekitar 15mx30m serta modal yang sangat minim, dan saya sangat tertarik untuk belajar sekaligus memulai bisnis ayam petelur.

    Seperti yang saya katakan sebelumnya modal saya sangat minim, dan yang ingin saya tanyakan adalah analisa biaya & laba untuk 100 ekor layer saja pak, serta bila Pak Sofyan berkenan kiranya memberi saran & tips untuk memulai usaha ini dengan biaya minim yang saya punya.

    Terimakasih sebelumnya saya ucapkan untuk waktu Pak Sofyan menjawab pertanyaan saya ini, semoga dengan jalan ini saya dapat membantu memperbaiki perekonomian & mensejahterakan keluarga saya.
    Terimakasih Pak Sofyan…

    • February 10, 2014 at 7:16 AM

      Waalaikum salam

      Terima kasih atas kunjungan dan apresiasinya. Semoga BLOG ini memberi sedikit manfaat buat pembaca sekaligus sebagai ladang amal buat tabungan ibadah saya kelak di kemudian hari.

      Tak ada saran praktis lain yang bisa saya lontarkan kecuali langsung action untuk memulai. Sambil jalan nantinya akan ditemui apa2 yg harus dipenuhi.

      Sangat berbeda dengan proses belajar yang dilakukan di sekolah atau kuliah yg merinci segala macam persiapan yg harus dilakukan di ayam petelur. Tapi saat ini lakukan saja, kekurangannya apa nanti akan diketahui sambil jalan.

      Dalam 3 thn berjalan ini, Alhamdulillah sudah ada 6 pengusaha baru ayam petelur yang saya turut terlibat di dalamnya sebagai “provokator”. Beliau semua kebetulan berada di luar pulau Jawa, dari populasi 5000, 10.000 dan 50.000 ekor. Semua berawal dari sedikit persiapan dan banyak tindakan.

      Keberhasilan bisnis tersebut tidak lepas dari adanya peluang pasar yang bisa dimasuki. Bila untuk mendapatkan faktor2 produksinya tidaklah sulit, namun yg perlu diupayakan adalah jalur pemasarannya.

      Dengan lahan yang terbatas di sekitar rumah, saya ada 1 model panduan yang kiranya cocok. Coba nanti saya cari arsip bahannya dan saya kirim via email.

      Sementara demikian. Terima kasih..

      • February 10, 2014 at 1:26 PM

        Ok siap laksanakan pak…!!
        sedikit persiapan dan banyak tindakan sambil menunggu kiriman email model panduan dr “provokator” keberhasilan.
        Terima kasih Pak Sopyan..😀

      • February 11, 2014 at 9:07 AM

        Email sudah dikirim..

        Terima kasih

  5. January 18, 2012 at 10:56 AM

    Terima kasih pak atas penjelasannya…

  6. January 18, 2012 at 12:38 AM

    Pak untuk pertanyaan yang ditanyakan pak Shri Agastya Anoraga diatas bisa dibantu jawabannya. dan kalau kita mesan dari orang bapak, kira-kira apakah bisa? dan kami harus menghubungi kemana??

    • January 18, 2012 at 6:43 AM

      Saya sdh mereply pertanyaan dari Bpk Agastya via email kepada ybs, dan saya coba untuk publish juga email tersebut di BLOG ini. Jawaban saya kira-kira demikian :

      =================

      Dear Pak Tio,

      Terima kasih atas kunjungannya ke BLOG Perunggasan Indonesia. Semoga
      memberi sedikit manfaat.

      Saya mencoba untuk merespon sedikit.

      1.
      Untuk urusan modal, saya lebih suka bicara dalam hitungan per ekor. Anggap biaya investasi untuk pembangunan kandang yang siap untuk
      digunakan adalah Rp. 40.000,-. Lalu modal untuk pembelian ayam siap bertelur umur 18 minggu adalah Rp. 50.000,-.

      2.
      Ayam tersebut selanjutnya dipelihara hingga umur 90 minggu dan akan bertelur sebanyak 25kg/ekor dengan membutuhkan pakan sebanyak 54kg pakan. Anggap harga telur dan harga pakan disesuaikan dengan kondisi di sekitar lokasi Bapak, maka bapak bisa melakukan kalkulasi sendiri.

      3.
      Untuk akses mendapatkan sapronak tersebut agak sulit untuk bisa dijelaskan via dunia maya seperti ini. Karena ini sudah bersifat dagang maka menurut saya sebaiknya Bapak mencoba untuk bisa kontak dengan agen terdekat di kota Bapak.

      4.
      Daerah Kebumen dan Jogja ada kawan saya yang petugas sana dari Perusahaan Pakan Ternak. Dari situ nanti Bapak bisa diarahkan jalurnya.

      5.
      Bulan apapun memelihara ayam menurut saya sah-sah saja, toch umur ayam juga lebih dari 1 tahun sehingga dia akan mengalami bulan Jan hingga Des. Memang pada kondisi curah hujan tinggi maka potensi munculnya kasus penyakit akan lebih besar dibanding bulan saat curah hujan sedikit. Di situlah fungsi manajemen pemeliharaan yang standard harus diterapkan. Pada saat sudah mulai proses pemeliharaan maka sambil jalan hal itu akan dipelajari dengan sendirinya.

      6.
      Saran saya, cobalah Bapak untuk membuka jalur pada orang atau perusahaan sapronak yang sudah teruji di Indonesia, kenali perusahaannya dan tirulah pola yang sudah terbukti berhasil dilakukan orang dengan populasi yang besar. Untuk membuka jalur ini memang agak sulit dilakukan dalam dunia maya.

      7.
      Untuk jalur personal pada orang-orang yang dirasa cocok, mohon maaf saya tidak bisa publish ke BLOG, sebaiknya lewat japri saja.

      Sementara itu tanggapan saya. Moga berkenan.

      Salam,

      Sopyan Haris
      Diposting dari Banjarbaru – Kalsel

  7. January 16, 2012 at 10:14 PM

    bagaimana teknik pembuatan kandanganya pak….
    karna saya baru dalam hal ini, dan mau usaha di bidang ayam petelur

    • January 17, 2012 at 5:39 AM

      Secara umum model perkandangan ayam petelur di Indonesia adalah tipe battery dengan isi 1 atau 2 ekor bahkan 4 ekor (model Closed House) tiap battery, dan tiap ekor ayam minimal mendapatkan luasan sebesar 450 cm2.

      Battery di susun sedemikian rupa dengan model frame A dengan 1 lorong jalan memanjang ke arah panjang kandang, sehingga luasan kandang dengan dimensi 4,5 x 92 m2 dapat menampung ayam sebanyak 5200 ekor.

      Silahkan Anda membuka link-link lain di BLOG Perunggasan Indonesia untuk mengetahui gambaran dimensi perkandangan ayam petelur.

  8. January 16, 2012 at 3:14 PM

    pak tolong informasinya juga seperti bapak tio, bagaimana persiapannya kandangannya. lokasi saya di pematangsiantar sumatera utara

    • January 16, 2012 at 5:37 PM

      Dear Bapak,

      Persiapan kandang yang bagaimana yang Bapak maksudkan ??

      • October 3, 2014 at 11:05 AM

        Saya sangat berminat untuk bisnis ayam petelur ini. Bisakah untuk belajar ke kandang bapak? Lokasi saya di banjarbaru kalimantan selatan terima kasih. Tolong minta pin bpk atau add pin saya 7d355090

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: