Home > BBMinar, Broiler > Summary dari COBB World Travelling Technical Seminar

Summary dari COBB World Travelling Technical Seminar

Summary dari COBB World Travelling Technical Seminar – Hotel Shangri La Jakarta 3 Oktober 2012 *

Oleh : Sopyan Haris **

Estimasi Baca : 10 menit.

Logo BlackberryCOBB World Travelling Seminar Jakarta

Berikut saya sharingkan diskusi BBMinar From BBM Group.

** Oct 4 Thu 07:55 **

-SopyanHaris: Summary dari COBB World Travelling Technical Seminar di Hotel Shangri La Jakarta 3 Oktober 2012. Semoga bisa untuk saling berbagi…

** Oct 4 Thu 08:02 **

-SopyanHaris: Ada 2 tahap seminar, yaitu:

1. Seminar komisi, terbagi dalam 3 komisi :

a. Komisi breeder

b. Komisi broiler

c. Komisi hatchery

2. Seminar pleno, diikuti oleh semua peserta gabungan dari 3 komisi tersebut. Seminar pleno terdiri dari 4 topik :

a. Perkembangan Riset COBB

b. Healthy

c. Trend nutrisi di broiler

d. Optimizing Ventilasi di Broiler

** Oct 4 Thu 08:23 **

-SopyanHaris: Kebetulan pada seminar komisi, saya hanya mengikuti komisi broiler dan tidak mengikuti komisi breeder dan hatchery karena waktu yang bersamaan.

** Oct 4 Thu 08:24 **

-SopyanHaris: Beberapa point yang dapat saya sharing pada seminar komisi broiler antara lain adalah :

** Oct 4 Thu 08:26 **

-SopyanHaris: Maaf sebelum saya uraikan, saya sampaikan bahwa judul di komisi broiler adalah “Brooding Principle – Importan of Chick Start”

** Oct 4 Thu 08:27 **

-SopyanHaris: #1.

Hal-hal apa yang dapat kita lihat dari DOC yang kita terima di farm yang berkaitan dengan Good Quality Chicks ??

** Oct 4 Thu 08:33 **

-SopyanHaris: Yaitu :

1a. Besar/berat dan dpt berkembang dengan baik

1b. Massa tubuh tanpa yolk yang besar (Large Yolk Free Body Mass)

1c. Memiliki kelopak mata yang lebar

1d. Tidak adanya tanda dehidrasi pada kaki

1e. Belum adanya bulu tubuh yang berkembang

1f. Perkembangan organ yang baik (jantung, hati, GI Tract)

1g. Resigu yolk yang sedikit

1h. Uniformity yang bagus dengan CV < 7.8 1i. Navel yang tertutup sempurna

1j. Repon cepat bila ada kejutan

1k. Segera berdiri dan bergerak bila tubuh dibalik

** Oct 4 Thu 08:58 **

-SopyanHaris: Disampaikan data penelitian oleh Fasenko dan O Dea thn 2008 ttg pengaruh perbedaan kondisi navel (tertutup, terbuka dan rusak) thdp final BW dan % final mortality. Disimpulkan bahwa walaupun DOC lebih berat pada kondisi yang navelnya rusak tetapi final BW nya paling rendah dan kematiannya juga cukup tinggi. Penelitian tsb dilakukan tanpa ada treatment pembeda dan DOC berasal dari flock breeder yang sama. Data diupload pada picture sebelah..

** Oct 4 Thu 09:07 **

-SopyanHaris: #3.

Hasil yang akan dicapai bila kondisi praktek brooding tidak memadai adalah :

3a. Kematian yang tinggi,

3b. Uniformity panen yang rendah

3c. Performance finansial yang rendah (BW kecil, FCR bengkak, condemnasi dan cost/kg yang tinggi)

** Oct 4 Thu 09:09 **

-SopyanHaris: #4.

Ada 5 (lima) hal esensial praktek brooding agar performance bisa optimal yaitu :

4.1. Maksimalkan feed intake

4.2. Temperatur yang sesuai

4.3. Kualitas Udara yang baik

4.4. Pencahayaan

4.5. Kualitas Air

** Oct 4 Thu 09:15 **

-SopyanHaris: #5.

Lalu, bagaimana dan mengapa konsumsi pakan di awal ini harus maksimal ??

Dijelaskan bahwa ayam butuh pakan sekitar 20-25% dari berat badannya, dan ayam butuh air sekitar 40-50% dari berat badannya.

Tempat pakan dan tempat minum ini harus “bertetangga dekat” agar tidak sulit dijangkau oleh ayam. Kegagalan mencapai intake yang bagus pada masa awal adalah berat badan yang rendah, tingginya mortalitas akibat banyaknya culling ayam yang kecil dan keseragaman flock yang rendah.

** Oct 4 Thu 09:19 **

-SopyanHaris: #6.

Dijelaskan juga bahwa 2/3 dari yolk pada DOC adalah berupa lemak dan 1/3 nya adalah protein. Kita tahu bahwa lemak. Di yolk dapat digunakan sebagai sumber energi dan protein di yolk untuk pertumbuhan.

Jika konsumsi pakan awal ini tidak sesuai yang diharapkan, maka DOC akan menggunakan lemak dan protein ini sbg sumber energi akibatnya protein untuk tumbuh tidak cukup.

** Oct 4 Thu 09:26 **

-SopyanHaris: #7.

Ditampilkan data dari risetnya Bhanja K dkk tahun 2009 bahwa semakin lama ayam tidak mendapatkan akses pakan sejak menetas maka semakin kecil kenaikan berat badannya di umur 35 hari dan FCR di umur 35 hari juga membengkak. Disarankan agar sesegera mungkin DOC mendapatkan pakan dan minum setelah menetas atau tiba di kandang. Di sini menurut saya bahwa konsep menunda pakan dengan memberi air gula terlebih dahulu merupakan tindakan yang patut dievaluasi kembali.

** Oct 4 Thu 09:30 **

-SopyanHaris: #8.

Team peneliti yang sama juga menampilkan data pengaruh penundaan pakan terhadap pertumbuhan dan perkembangan internal organ. Terlihat bahwa berat pankreas dan hati akan menurun jika DOC semakin lama mengalami penundaan pakan dan % berat jejunum juga juga semakin rendah bila DOC semakin lama tertunda pakan.

** Oct 4 Thu 09:32 **

-SopyanHaris: #9.

Data lain bersumber dari Gonzales 2003 menyimpulkan bahwa semakin lama DOC tertunda mendapat pakan juga akan meningkatkan % mortalitas.

** Oct 4 Thu 09:35 **

-SopyanHaris: #10.

Ditampilkan pula gambaran mikroskopis skala micron dari villi ayam umur 7 hari yang menunjukkan perbedaan ketebalan dan kedalaman kripta dari DOC yang langsung diberi pakan+air, atau hanya air, atau hanya pakan atau tanpa air+tanpa pakan.

Dari gambaran mikrokopis tsb tampak bahwa kondisi villi usus terbaik dihasilkan dari DOC yang langsung mendapat pakan+air.

** Oct 4 Thu 09:40 **

-SopyanHaris: #11.

Tindakan-tindakan praktikal manajemen brooding untuk mencapai intake yang baik di umur awal memerlukan “seni” tersendiri. Dari penggunaan alas kertas untuk menambah feeder space, penambahan tempat pakan, penggunaan Baby Chick Feeder maupun penggunaan alat bantu untuk memudahkan distribusi pakan. Kunci disini adalah “perbuatan/tindakan” bukan “rencana”. Bila memang tempat pakan di kandang kurang maka harus bertindak untuk menambah bukan sekedar berencana untuk menambah.

** Oct 4 Thu 09:43 **

-SopyanHaris: #12.

Cara mengevaluasi apakah DOC sudah cukup mendapat pakan sejak ditebar ? Dapat dilakukan dengan praktek cek kondisi tembolok pada 100 sampel DOC 5 jam setelah ditebar. Hasil yang baik bila 95% dari sampel tersebut kondisi temboloknya sudah terisi pakan+air.

** Oct 4 Thu 09:48 **

-SopyanHaris: Nyambung nanti lagi, ini jempolnya sudah agak kaku. Masih ada 4 hal esensial lainnya. Yang ingin diskusi monggo, kebetulan Dr. Syahrir juga hadir dalam Seminar komisi Broiler tersebut.

** Oct 4 Thu 19:16 **

-SopyanHaris: Maaf, siang tadi blm bisa nyambung sharing summary seminar Cobb karena lanjut kegiatan HTS lagi di Balikpapan.

** Oct 6 Sat 13:12 **

Enrico 2: Slmt siang semuanya…. Minta info perlakuan di kandang broiler jika terjadi kabut asap terus menerus…bgm Ɣª?

** Oct 6 Sat 13:13 **

-AHL Daengmas Hendrew: Kasih masker pak ayamnya

** Oct 6 Sat 13:32 **

Enrico 2: Beli dimana maskernya? Adakah utk uk kepala ayam? Pasti limited edition.

=========================================

** Oct 11 Thu 11:22 **

-SopyanHaris: Selamat siang Ibu/Bapak..

Ndak enak nih terganggal hutang melanjutkan Summary Hasil Seminar COBB di Jakarta. Janji tetep harus ditepati, daripada nanti ditagih di alam baka..

** Oct 11 Thu 11:24 **

-SopyanHaris: Posting terakhir sampai pada bagaimana cara evaluasi apakah DOC sudah cukup mendapat pakan sejak ditebar, dimana kita harus melakukan cek pada 100 ekor sampel DOC dan minimal harus 95 ekor yang temboloknya sudah terisi pakan+air..

** Oct 11 Thu 11:25 **

-SopyanHaris: 5 Hal Essensial brooding yang sdh diungkap di awal sdh selesai untuk hal “Memaksimalkan Feed intake”.

** Oct 11 Thu 11:31 **

-SopyanHaris: #13.

Hal essensial brooding ke-2 : Manajemen Temperatur yang sesuai.

Dijelaskan bahwa suhu internal tubuh DOC harus dijaga antara 40,4 sampai 40,6 derajat Celcius. Bila suhu tubuh melebihi 41 derajat maka ayam akan mulai panting, sebaliknya bila suhu tubuh DOC di bawah 40 derajat maka akan merasa dingin. Dijelaskan pula bahwa 5 hari setelah tebar maka suhu tubuh dimaintain antara 41 sampai 42 derajat C.

** Oct 11 Thu 13:25 **

-SopyanHaris: #14.

DOC secara normal bernafas melalui nostril dan akan kehilangan 1-2 gr moisture selama 24 jam pertama.

Di sisi lain yolk DOC juga mengandung 1-2 gram moisture, dan DOC dpt kehilangan berat sebesar ini walaupun bukan akibat dehidrasi.

Jika DOC mulai mengalami panting, maka akan kehilangan 5 sampai 10 gr moisture dalam 24 jam, pada kondisi ini dehidrasi akan terjadi.

** Oct 11 Thu 13:34 **

-SopyanHaris: #15.

Disampaikan bahwa kelembaban relatif yang tinggi (% RH) akan menurunkan kehilangan moisture ini tetapi juga menurunkan heat loss, maka pengendalian temperatur menjadi penting.

DOC yang berasal dari induk breeder muda membutuhkan suhu brooding yang lebih tinggi 1 derajat selama 7 hari dibandingkan dengan DOC yang berasal dari induk normal.

** Oct 11 Thu 13:38 **

-SopyanHaris: #16.

Ditampilkan data trial di 200 kandang broiler menggunakan ayam sebanyak 4,5 juta di Eropa thn 2003-2004. Trial tentang perbedaan suhu lantai brooding thdp performance.

Hasil trial menunjukkan bahwa semakin rendah suhu lantai brooding menyebabkan trend ADG lebih rendah dan trend FCR lebih tinggi. Data terbaik dicapai bila suhu lantai brooding adalah 32 derajat celcius.

** Oct 11 Thu 13:45 **

-SopyanHaris: #17.

Hal essensial brooding ke-3 : Kualitas Udara Yang Baik.

Kadar CO2 di dalam kandang tidak boleh lebih dari 3000 ppm.

Bila kadar CO2 terlalu tinggi, maka akan berdampak antara lain :

17.1.  Menurunkan aktivitas ayam

17.2. Menurunkan feed intake dan water intake 17.3. Meningkatkan dehidrasi 17.4. Menurunkan tambahan berat badan (weight gain) 17.5. Meningkatkan kasus Ascites

** Oct 11 Thu 13:48 **

-SopyanHaris: #18.

Mengapa Ventilasi Menjadi Penting ?? Karena dengan ventilasi bertujuan untuk :

18.1. Menyediakan udara segar beroksigen

18.2. Membuang gas berbahaya (CO2, Ammonia, uap air, CO)

18.3. Membuang panas dengan cara kontrol temperatur

18.4. Untuk menyediakan pendinginan.

** Oct 11 Thu 13:50 **

-SopyanHaris: #19.

Standar Kualitas Udara adalah sbb:

19.1. Kadar 02 > 19.5%

19.2. Kadar CO2 < 0.3% atau 3000 ppm

19.3. Kadar CO < 10 ppm

19.4. NH3 < 10 ppm

19.5. Debu < 3.4 mg/m3.

** Oct 11 Thu 13:54 **

-SopyanHaris: #20.

Dijelaskan juga gambaran-gambaran model ventilasi dengan konsep Cross Ventilation, Tunnel Ventilation dan Minimum Ventilation.

Diskusi lebih lanjut ttg perbedaan ini pada pembahasan khusus tentang ventilasi.

** Oct 11 Thu 14:00 **

-SopyanHaris: #21.

Apa yang harus kita perhatikan saat melihat ayam di kandang ?? Beberapa kebiasaan berikut harus selalu tampak pada ayam-ayam di kandang, yaitu :

21.1. Sebagian ayam makan

21.2. Sebagian ayam minum

21.3. Sebagian ayam istirahat

21.4. Sebagian ayam bermain

21.5. Semua ayam tersebar merata ke seluruh bagian lantai brooding/kandang

21.6. Suara ayam harus selalu terdengar sebelum kita membuka pintu dan masuk ke dalam kandang.

21.7. Umur 1 – 14 hari kandang ayam harus terasa lebih hangat, jika tidak maka itu menyebabkan ayam merasa kedinginan.

** Oct 11 Thu 14:03 **

-SopyanHaris: #22.

Hal essensial ke-4 brooding : Kualitas air

Dijelaskan bahwa setelah DOC ditebar, maka DOC harus dapat minum 1ml/ekor/jam selama 24 jam pertama.

Satu cara praktis memilih air adalah yang baik adalah, bila air tersebut layak dikonsumsi oleh manusia maka air tersebut-pun layak dikonsumsi oleh ayam.

** Oct 11 Thu 14:07 **

-SopyanHaris: #23.

Beberapa hal penting dalam manajemen air

23.1. Lakukanlah test kualitas air minimal 1 tahun sekali, test pada kondisi mineral dan kondisi bakterial.

23.2. Saat awal, bersihkan sistem air minum di kandang, dapat menggunakan 50% hidrogen peroksida.

23.3. Jaga agar kondisi saluran minum selalu bersih selama masa pemeliharaan ayam.

23.4. Bila menggunakan clorin, maka dosis clorin di jalur minum terakhir adalah 3 – 5 ppm.

** Oct 11 Thu 14:13 **

-SopyanHaris: #24.

Hubungan antara tekanan air dan volume konsumsi (pada sistem nipple)

24.1. Tekanan tinggi tidak berarti konsumsi air yang tinggi

24.2. Tekanan yang rendah dapat menurunkan konsumsi air sekitar 20%, karena membutuhkan waktu lbh lama untuk minum dan umumnya ayam akan minum kurang dari 1 menit saat minum.

24.3. Rendahnya konsumsi air sama dengan rendahnya konsumsi pakan.

** Oct 11 Thu 14:21 **

-SopyanHaris: #25.

Beberapa persyaratan sistem nipple yang baik:

*. Volume 20 ml/menit -> 1mgg

*. Volume 60 ml/menit -> 6mgg (Min)

*. Volume 80-90 ml/menit -> 6mgg (Max)

*. Umur minggu x 7 + 35 = ml/menit.

** Oct 11 Thu 14:26 **

-SopyanHaris: #26.

Penelitian Beker dan Teeter (1994) menemukan bahwa bila suhu air di atas 26.7 derajat C akan menurunkan konsumsi air dan menurunkan daily weight gain.

Suhu air ideal adalah di bawah 24 derajat C

Target suhu saat vaksinasi adalah 20 derajat C, dapat ditambahkan potongan Es pada tangki vaksin.

** Oct 11 Thu 14:29 **

-SopyanHaris: #27.

Sedangkan Singleton 2004 menyimpulkan :

*. Konsumsi air akan naik 6% untuk setiap kenaikan suhu 1 derajat bila suhunya di atas 20 derajat C.

*. Konsumsi pakan akan menurun 1.2% untuk setiap kenaikan suhu 1 derajat bila suhu di atas 20 derajat C.

*. Konsumsi air naik 5% untuk setiap kenaikan suhu 1 derajat bila suhu berkisar antara 32 sampai 38 derajat C.

** Oct 11 Thu 14:32 **

-SopyanHaris: #28.

Hubungan suhu dan water intake

*. Suhu < 5 derajat -> terlalu dingin, konsumsi air rendah

*. Suhu 10 – 14 derajat -> ideal

*. Suhu > 30 derajat -> terlalu hangat, konsumsi air rendah

*. Suhu > 44 derajat -> ayam tdk mau minum.

Namun ayam broiler memiliki toleransi terhadap suhu air antara 5 – 30 derajat C.

** Oct 11 Thu 14:37 **

-SopyanHaris: #29.

Hal essensial ke-5 brooding : Pencahayaan.

Saat brooding

*. Intensitas minimum 20 lux pada daerah tergelap area brooding

*. Intensitas > 60 lux memberikan manfaat lebih

*. Cahaya harus tetap merata saat terjadi pelebaran area brooding

*. Setelah hari ke-7 (saat berat ayam sdh 4 kali dari berat DOC) maka intensitas 5 lux sudah cukup.

** Oct 11 Thu 14:41 **

-SopyanHaris: #PENUTUP

Demikian summary singkat COBB International Travelling Seminar khususnya komisi Broiler yang diselenggarakan di Jakarta 3 Oktober 2012. Semoga bisa menambah wawasan.

Sekaligus forum diskusi kita buka, barangkali ada yang ingin di diskusikan. Siapapun yang lebih mengetahui jawabannya dapat memberikan tanggapan langsung.

 

==========================================

* Materi dari COBB World Travelling Technical Seminar

** Sastrawan Perunggasan, kini tinggal di Kalimantan

Categories: BBMinar, Broiler
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: