Home > Bisnis Perunggasan, Pangan, Perunggasan Dunia > Membaca arah masa depan bisnis daging ayam di Indonesia

Membaca arah masa depan bisnis daging ayam di Indonesia

Membaca arah masa depan bisnis daging ayam di Indonesia

Oleh : Sopyan Haris

Estimasi baca : 1 menit

Barangkali itu sebuah judul yang terkesan terlalu jauh untuk dipikirkan karena memang itulah ciri kita sebagai orang Indonesia yaitu selalu “Rabun Jauh” dalam membaca masa depan.

Tapi saya cukup yakin, banyak para pelaku di bisnis daging ayam di Indonesia yang sudah mampu membaca peluang itu. Tapi saya yakin juga masih lebih banyak yang belum mampu membaca masa depan itu.

Tahun 2015, ketika ASEAN Economic Community dibuka dan ketika tahun 2020 kesepakatan APEC yang ditanda-tangani di Bogor jaman Alm. Presiden Soeharto akan berlaku, maka konstelasi persaingan industri daging ayam di Indonesia sudah akan berubah drastis.

“Paha putih” yang saat ini masih mengapung di kontainer di lautan tidak bisa lagi dibendung untuk singgah di Tanjung Priok maupun Tanjung Perak. Karkas ayam ilegal dari Entikong yang masuk ke KalBar tidak akan lagi dikatakan ilegal.

Obama yang sudah berjabat tangan dengan Takmir Masjid Istiqlal di Jakarta, menyiratkan makna bahwa ayam yang disembelih di Amerika sudah dianggap halal, jadi tidak ada alasan lagi Indonesia menolak “paha putih” dari Amerika dengan alasan tidak halal.

Sedangkan kita di Indonesia masih “bertengkar” dengan kawan sendiri mengamankan “periuk” masing-masing. Padahal pelaku dari Negara lain sudah siap-siap akan mengambil “periuk” kita semua.

Mengapa bertengkar ? Bisa jadi karena kita masih “Rabun Jauh” dengan arah masa depan bisnis daging ayam di Indonesia ke depan. Dan pertengkaran itu justru bukan salah satu dari kita yang menjadi pemenang tapi kita semua akan kalah dan mereka-lah yang menjadi pemenang.

Oleh karena itu, masih-kah kita akan tetap konsisten dengan penyakit “Rabun Jauh” itu ??

Sastrawan Perunggasan

  1. July 23, 2015 at 12:53 AM

    Salam mas Sopyan, Saya ada berencana memulai peternakan ayam petelur di daerah kalteng, tetapi saya masi pemula dan belum berpengalaman. Saya ingin banyak belajar dari mas Sopyan. Kalau boleh minta pin bb mas, email saya endy.jingga@gmail.com

    • September 21, 2015 at 9:20 PM

      Dear…

      Pin dikirim via email..

      Trims

  2. February 23, 2014 at 6:03 PM

    Salam ….kami ingin membuka peternakan ayam broiler….tapi kami masih pemula…sangat2 pemula….pas lagi belajar via internet..kok Nemu blog keren ini…..banyak pelajaran yg says dapat…..terimakasih telah berbagi…..
    Saya mohon untuk bisa nanya2 Lebih ke mas sopyan ttg gmn ternak ayam…pls add my bbm pin 743757E2….thank you…

    • March 13, 2014 at 11:10 PM

      Terima kasih atas atensinya..

      Menerangi perunggasan dengan bercerita itulah passion nya…

      Segera saya add pin nya…

      Salam

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: