Archive

Archive for the ‘Perunggasan Dunia’ Category

Membaca arah masa depan bisnis daging ayam di Indonesia

December 3, 2013 4 comments

Membaca arah masa depan bisnis daging ayam di Indonesia

Oleh : Sopyan Haris

Estimasi baca : 1 menit

Barangkali itu sebuah judul yang terkesan terlalu jauh untuk dipikirkan karena memang itulah ciri kita sebagai orang Indonesia yaitu selalu “Rabun Jauh” dalam membaca masa depan.

Tapi saya cukup yakin, banyak para pelaku di bisnis daging ayam di Indonesia yang sudah mampu membaca peluang itu. Tapi saya yakin juga masih lebih banyak yang belum mampu membaca masa depan itu.

Tahun 2015, ketika ASEAN Economic Community dibuka dan ketika tahun 2020 kesepakatan APEC yang ditanda-tangani di Bogor jaman Alm. Presiden Soeharto akan berlaku, maka konstelasi persaingan industri daging ayam di Indonesia sudah akan berubah drastis.

“Paha putih” yang saat ini masih mengapung di kontainer di lautan tidak bisa lagi dibendung untuk singgah di Tanjung Priok maupun Tanjung Perak. Karkas ayam ilegal dari Entikong yang masuk ke KalBar tidak akan lagi dikatakan ilegal.

Obama yang sudah berjabat tangan dengan Takmir Masjid Istiqlal di Jakarta, menyiratkan makna bahwa ayam yang disembelih di Amerika sudah dianggap halal, jadi tidak ada alasan lagi Indonesia menolak “paha putih” dari Amerika dengan alasan tidak halal.

Sedangkan kita di Indonesia masih “bertengkar” dengan kawan sendiri mengamankan “periuk” masing-masing. Padahal pelaku dari Negara lain sudah siap-siap akan mengambil “periuk” kita semua.

Mengapa bertengkar ? Bisa jadi karena kita masih “Rabun Jauh” dengan arah masa depan bisnis daging ayam di Indonesia ke depan. Dan pertengkaran itu justru bukan salah satu dari kita yang menjadi pemenang tapi kita semua akan kalah dan mereka-lah yang menjadi pemenang.

Oleh karena itu, masih-kah kita akan tetap konsisten dengan penyakit “Rabun Jauh” itu ??

Sastrawan Perunggasan

Di Balik Kemegahan Kandang Closed House Ayam Petelur

Di Balik Kemegahan Kandang Closed House Ayam Petelur *

Oleh : Sopyan Haris **

Ketika seorang artis atau pejabat membuat rumah seharga Rp. 2 milyar atau lebih, maka media cetak atau elektronik menjadikannya sebuah berita yang fenomenal. Tetapi ketika ada “Kandang Ayam” yang harga per unitnya Rp. 1,5 bahkan Rp. 2,5 Milyar, pernahkah menjadi sebuah berita yang fenomenal ??

“Kandang Ayam” ?? Ya benar, dan itu bukan kata kiasan, itu asli sebuah bangunan yang sengaja dibangun dan dijadikan sebagai tempat hidup bagi ayam selama masa hidupnya. Pengertian ayam di sini murni adalah ayam sebagaimana kita kenal dan bukan “ayam” dalam pengertian kiasan yang aneh-aneh.

Mau tau benarkah harga sebuah “Kandang Ayam” mencapai nilai milyar rupiah ?? Silahkan simak terus artikel di bawah ini.

megah 01

Read more…

Ayam Bangkok dan Telur Bangkok

Ayam Bangkok dan Telur Bangkok [1])

 

Oleh: Sopyan Haris [2])

“Saat ini bisnis ayam petelur sudah seperti perang di samudera, dan sudah harus menggunakan kapal yang besar dengan teknologi yang juga bagus, tidak mau lagi menggunakan kapal kecil apalagi banyak bocornya. Belum sampai ketemu musuh malah sudah tenggelam lebih dahulu.”

Bulan Ramadhan 1433 H lalu kami berkesempatan untuk menghadiri International Poultry Health Management Workshop yang diselenggarakan oleh Novartis di Chatrium Riverside Hotel Bangkok – Thailand. Setelah 2 hari menjalani workshop, selanjutnya kami berkesempatan untuk melakukan farm visiting ke beberapa farm ayam petelur di Thailand. Farm visiting ini dilakukan atas inisiatif dari lembaga di mana kami bernaung yang dengan hubungan baik akhirnya kami memiliki akses untuk berkunjung ke farm.

bangkok 01

Industri Pakan Ternak Indonesia dalam Konstelasi Asia dan Dunia

Industri Pakan Ternak Indonesia dalam Konstelasi Asia dan Dunia * )

Oleh: Sopyan Haris ** )

Negeri “Gemah Ripah Loh Jinawi Toto Tentrem Kerto Rahardjo” hanya sebatas slogan yang tidak mampu dimanfaatkan dan diberdayakan oleh bangsa sendiri, terninabobokan dengan syair-syair merdu kehidupan alam negeri sehingga lelap tertidur dalam belaian tangan-tangan lain yang kiat mengerat.

Majalah Feed International edisi September/Oktober 2012 telah merilis rangking perusahaan penghasil pakan ternak dunia tahun 2011-2012. Rangking ini didasarkan atas total produksi minimal 1 juta MT. Perusahaan pakan ternak di benua Asia mendominasi total produksi pakan ternak di dunia, dan beberapa perusahaan di Asia juga terus berkembang dan mengambil market share yang juga meningkat.

Kenaikan harga biji-bijian sebagai bahan baku pakan ternak dalam tahun-tahun terakhir telah mengacaukan sistem pengamanan stock bahan baku di perusahaan penghasil pakan ternak dalam persaingan yang semakin sengit.

Untuk beberapa perusahaan, ini adalah waktu untuk mempertahankan market share. Tetapi, sebagian perusahaan -baik besar ataupun kecil- memanfaatkan situasi ini untuk meningkatkan porsinya di pasar dengan mengambil kesempatan untuk mengubah struktur perusahaan dengan cara merger atau akuisisi dan meningkatkan investasi.

Pakan 01

Read more…

Berapa sich produksi telur ayam ras di Indonesia..??

Mojokerto, 15 Mei 2011, Estimasi baca 5 menit

Kultwit Produksi Telur Ayam Ras di Indonesia.

Oleh : Sopyan Haris

Telur-di-Gudang.jpg

1.
Met sore tweeps, kini giliran kita coba otak-atik angka produksi telur ayam ras di Indonesia. Semoga bermanfaat.

2.
Produksi telur yang dimaksud adalah telur dari ayam ras strain komersial dan bukan dari ayam kampung, ayam arab maupun itik.

3.
Telur tersebut diproduksi dari strain ayam komersial yang beredar di Indonesia antara lain : strain ISA Brown, Hyline Brown, Lohman Brown, maupun Hisex Brown.

Read more…

Skandal Terbaru China di Industri Peternakan Ayam

Tidak hanya persoalan pesawat Merpati dari China yang bermasalah, ternyata ada skandal terbaru di China yang sudah sampai pada manipulasi di industri peternakan ayam.

Ingin tahu lebih detail, silahkan link URL berikut http://vedm.net/click2?l=QThwh&m=sFgCU&s=6Nk19O

Dishare dari Solo – Jawa Tengah.

Categories: Perunggasan Dunia Tags: ,

Poultry organisation releases statement on antibiotic use

Poultry organisation releases statement on antibiotic use

//02 Feb 2011

The Poultry Science Association (PSA) has released the following policy statement outlining the organisation’s views on the benefits and risks of the use of antibiotics in food animal agriculture.

PSA developed the statement in conjunction with a number of individuals and the other member organisations of The Federation of Animal Science Societies (FASS) to provide scientific-based guidance on the regulation and usage of antibiotics in animal agriculture amidst concerns about the growing problem of antibiotic-resistant pathogens.
 
“The Federation of Animal Science Societies (FASS) strongly supports the judicious use of antibiotics in food animal care consistent with the health and welfare of the animals, with preserving the value of antibiotics in protecting human and animal health, and with efficient use of the earth’s resources in food production.”
 
The statement, along with FASS’s associated rationale and policy objectives, is presented in a document entitled “Preserving the Benefits of Antibiotics for People and Animals,” a copy of which is available online.
 
The member organizations FASS are the American Dairy Science Association (ADSA), the American Society of Animal Science (ASAS), and PSA.
 
“There is intense and widespread concern regarding the emergence of human disease causing bacteria for which effective antibiotics are unavailable or limited. The more controversial question for PSA and FASS relates to whether and how drug resistance created in animal agriculture might contribute to the emergence of multiple drug-resistant human pathogens.  Here, the data become less clear,” said Dr. Billy Hargis, a professor in the Department of Poultry Science at the University of Arkansas.
 
While there is a theoretical possibility, according to Dr. Hargis, that normal, non-disease causing bacteria of the intestinal tract of poultry could be introduced into the human intestinal tract, where it could survive and be capable of transmitting resistance to related but disease-causing organisms for humans, the likelihood of such an event is believed by most scientists to be exceedingly remote. A greater concern is the use of first-line human drugs for treating animals.
 
Dr. Hargis explained: “For example, if a poultry flock is treated for a disease with “Drug X,” and if those birds are infected with a human food-borne pathogen, and if that pathogen persists through processing on a carcass, then it is possible that by mishandling and/or improper cooking this pathogen could be transmitted to a human and cause infection and disease.  The concern is the possibility that this pathogen might be resistant to Drug X.  If Drug X were the first or a common choice by physicians for treating this human disease, Drug X might therefore fail.”
 
This hypothetical scenario has generated sufficient concern to lead to the removal of a number of otherwise efficacious antibiotic treatments for poultry.  There are, however, a number of effective antimicrobials that are not rational first-line (or even second line) choices for physicians, and some of these chemicals offer no significant risk of interfering with physician-prescribed therapy. 
 
The judicious  and proper use of these antimicrobials has been demonstrated to improve animal health and wellbeing, reduce mortality rates from infectious disease, and even reduce the incidence of certain pathogens which can potentially be transmitted from animals to man.  In addition, some chemicals that are not of interest in human medicine have been shown to improve feed efficiency and to reduce the environmental footprint of animal agriculture.  For these reasons, there are good arguments for continuing the availability of selected antimicrobials for animal agriculture use.
 
Said PSA President Dr. Mike Lilburn: “The importance of antibiotics to modern animal agriculture is well-documented.  However, this use of these drugs must be balanced against the potential for engendering drug-resistance bacteria that cause harm to humans.  We are confident that this is a balance that can be struck through the careful development of regulatory systems for supporting antibiotics for disease treatment and a science-based approach to the continued use of antibiotics in food animal populations where it is demonstrably efficacious in treating disease, promoting health, and increasing global food security.”
 
Related website
The Poultry Science Association (PSA)

Source : http://www.worldpoultry.net/news/poultry-organisation-releases-statement-on-antibiotic-use-8447.html

Posted with WordPress for BlackBerry.