Archive

Archive for the ‘Celah Kandang’ Category

Bukan ayam yang harus ikuti kita

October 13, 2013 11 comments

image

Bukan ayam yang harus ikuti kita
Oleh : Sopyan Haris

(estimasi baca : 2 menit).

Banjarmasin, 13 Oktober 2013.
Bukan ayam yang harus ikuti kita, tetapi kitalah yang harus ikuti ayam. Barangkali demikian kalimat filosofis yang akhirnya muncul manakala kita terjun ke dalam dunia bisnis di bidang perunggasan. Secara pribadi saya ingin mengatakan bahwa bisnis di bidang “Perayaman” adalah bisnia “menerima manfaat” dari ayam bukan bisnis “mengekploitasi ayam”.

Sesungguhnya, ayam-lah yang menjadi boss kita. Bila kita memberi semua kebutuhan ayam dan ayam merasa puas dan nyaman maka ayam akan tumbuh berkembang dan berpoduksi dengan maksimal. Dengan begitu, ayam akan memberikan hasil keuntungan yang bagus untuk kita.

Mari kita ulas contoh situasi seperti pada gambar di atas. Tidak cukup adil bila kita berharap hasil yang maksimal dari ayam apabila kita menempatkan ayam dengan kondisi tempat minum seperti itu. Ayam mengalami kesulitan saat akan mengkonsumsi air minum. Saya berfikiran positif, mungkin si pemilik cukup telaten akan membantu menyuapi satu per satu ayam bila ayam mengalami kesulitan minum. Tapi rasanya pikiran positif tersebut adalah pikiran konyol dan cenderung -maaf- sinis dan bodoh.

Foto tersebut adalah kebaikan dari seorang rekan yang tidak dapat disebutkan namanya yang telah berkenan untuk berbagi. Dari foto tersebut saya mencoba mengajak kepada kita semua untuk berbuat adil juga terhadap ayam-ayam yang kita miliki. Ayam-ayam tersebut adalah aset usaha yang kita miliki yang kita berharap mendapat manfaat banyak dari hasil produksinya. Oleh karena itu, berikanlah apa yang ayam butuhkan dan tunggulah nanti ayam akan memberikan apa yang kita butuhkan.

Dishare dari Banjarmasin.

Sopyan Haris
“Sastrawan Perunggasan”

Advertisements

Journal and Reflection : Seklumit Filosofi Telur

Journal and Reflection : sekedar sharing tentang sudut pandang *

Oleh : Sopyan Haris **

 Estimasi baca : 2 menit

(Banjarbaru, 5 Januari 2013). Dari seorang kawan nun jauh di sana yang mengirimkan seklumit catatan menarik berkaitan dengan telur. Ada filosofi yang terkandung di dalamnya. Bukan bermaksud menggurui, namun sekedar berbagi wawasan, berikut saya posting catatan kecil itu.

Embrio

Read more…

Categories: Celah Kandang